Skip to main content

Memahami Cloud VPS dan Kegunaannya

Memahami Cloud VPS dan Kegunaannya

Banyak orang belum memahami perbedaan cloud computing dengan VPS. Meskipun mirip, keduanya sebenarnya berbeda fungsi.

Cloud computing adalah proses komputerisasi berbasis internet. Sistem cloud computing memungkinkan penggunanya untuk menyimpan dan mengolah data secara virtual.

Pengguna juga tidak perlu menyiapkan platform maupun infrastruktur pendukung, melainkan hanya tinggal menggunakan platform-platform yang telah tersedia. Platform ini ada yang gratis (free for use) maupun berbayar. Biasanya versi berbayar ini fitur-fitur yang dapat digunakan lebih banyak dan lebih lengkap.

Sistem cloud computing memungkinkan proses komputerisasi, menjalankan aplikasi, serta menyimpan dan mengolah data secara virtual dengan jaringan internet yang terhubung pada server.

Semua data dan informasi yang dimiliki akan tersimpan dalam satu server, serta dapat diakses kapan pun dan di mana pun asalkan terkoneksi dengan jaringan internet.

Cloud computing mengedepankan kenyamanan dan kemudahan bagi para penggunanya.

Hal lain yang terpenting adalah, pengguna tidak perlu menyiapkan storage berupa hardisk eksternal dengan kapasitas besar untuk media penyimpanan data-data, karena semua data telah tersimpan dalam storage cloud yang dapat disesuaikan kapasitasnya sesuai kebutuhan.

Sistem storage cloud juga beroperasi secara online, sehingga lebih mudah dalam pengambilan data-datanya.

Salah satu cloud service provider Indonesia adalah neuCentrIX. neuCentrIX menyediakan ekosistem carrier-neutral data center dan solusi untuk layanan kolokasi, layanan cloud, dan internet exchange, yang bisa Anda andalkan untuk kebutuhan penyimpanan data yang fleksibel dan terjangkau.

Sedangkan cloud VPS adalah mesin virtual yang disediakan oleh jasa layanan hosting. Secara umum, Cloud VPS (Virtual Private Server) mengacu pada server virtual pribadi yang berjalan pada sekelompok server perangkat keras redundan.

Kelompok server host perangkat keras itu sendiri adalah “cloud” tempat VPS dijalankan. Sebagian besar penyedia “cloud” publik sebenarnya adalah penyedia VPS yang telah melakukan rebranding.

Mereka menyediakan server virtual pribadi yang dapat diakses melalui konsol server (SSH / RDP), dan dilengkapi dengan alamat IP internet publik. Server VPS akan menjadi ukuran / konfigurasi yang ditentukan sebelumnya (oleh provider), dan lebih sering meningkatkan ukuran instance VPS yang berarti berlangganan ke server baru dan memigrasikan data Anda.

Secara fungsional sendiri, VPS setara dengan server fisik. Dan karena ditentukan oleh perangkat lunak, VPS lebih mudah dibuat serta dikonfigurasi. Hal ini menjadikan VPS lebih murah dari sisi biaya.

Anda dapat melakukan konfigurasi vps agar bisa digunakan dengan cara sebagai berikut:

  1. VPS sendiri sepenuhnya dipisahkan dari perangkat keras yang menjalankannya, yang berarti bahwa bagian dari host perangkat keras yang mendasarinya dapat gagal dan VPS dapat di mulai pada host perangkat keras lain sementara yang gagal sedang diperbaiki. 
  2. Selain itu VPS dapat dipindahkan di antara host perangkat keras, yang berarti bahwa host dapat ditingkatkan dalam hal perangkat keras dan perangkat lunak tanpa mesin virtual harus dibawa atau harus offline. Ini berarti bahwa selain biaya cloud VPS yang lebih murah daripada dedicated server untuk penggunaan daya rendah, itu juga membawa manfaat besar dalam hal redundansi dan ketersediaan untuk server.